Tampilkan postingan dengan label serius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serius. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2009

it's about a TEAM, yippiw!


Yesterday was sooo great!
Yepp;)
Kemarin adalah pefect Saturday part 4 (eh,bener kan?). Sudah part 4 aja nih. Ya, akhirnya gue memberanikan diri untuk berbagi tentang satu hal ini. Cerita tentang satu jeda waktu.
Perfect Saturday kemarin dimulai dengan gue bersilaturahmi ke sebuah rumah di daerah perbatasan Cijerah-Cimahi di mana dia dibesarkan (katanyaa..). Bertemu dengan keluarganya, dan semuanya menjadi sangat menegangkan! Haha..


Adik kecil yang seperti hasil kloning dari kakak pertamanya. Ibunya yang sangat ramah dan enak diajak ngobrol =)) dan Ayahnya yang walaupun sedikit kaku tapi welcome banget=) Yhaa seperti yang tadi sudah gue bilang, awalnya adalah menegangkan tapi…semuanya berjalan lancar, Alhamdulillah.. (Walaupun ga sempet ketemu sama adik perempuannya sih but overall is great!)

Lalu, menuju Inti Laut di daerah Maranatha kita makan siang dan mulai berbicara hal yang serius. Serius tapi Santai. (Salah satu motto team ini selain Bebas tapi Sopan=p).Banyak hal yang gue dan dia bicarakan terutama tentang masa depan! (It’s getting harder rite?hakakakakakak..)

Okeii! Sedikit menggambarkan tentang Inti Laut. Mmhh..boleh dibilang ini seperti foodcourt yang meyediakan berbagai jenis makanan. Kata dia sih ada Iga Bakar yang enak juga di sini. Rasa boss harga anak kost (Anak kost di sini maksutnya anak kost Maranatha. Ngerti lha yhaa..). Tapi team memilih makanan yang ditawarkan oleh kios bernama Moshi Moshi. Lupa pesen apanya mah tapi saladnya enak! *Walaupun agak kontradiktif karena salad disajikan dengan taburan keju dan smoked beef, it’s not so diet yayy?*

Setelah kenyang team bergerak menuju BTC untuk menonton film, yippiiw! Rencananya sih mau nonton Fast&Furious tapi Monster vs Alien sepertinya lebih menggiurkan, hahay.. Sambil menunggu filmnya maen kita keliling-keliling BTC. Ada lapak yang mempersembahkan sebuah mahakarya berjudul FURNITURE dkk *haha, lebai* daaaannn kita suka banget ngeliatin yang beginian, hehe. Selain survey harga yhaaa jadi tau deh selera rekan satu team seperti apa. Gag sama sii tapi ga beda juga *bingung kan?sama gue juga bingung,heu*

Nah, sekarang gue akan menjelaskan inti dari posting kita kali ini. *hehe*

Kata TEAM. Yepp! Satu kata yang terinspirasi setelah nonton Monster vs Alien. Gue dan dia sudah sepakat untuk memberi judul pada hubungan ini sebagai in a partnership *haha..kayak karangan anak SD aja kudu pake judul dan judulnya emmm..terdengar aneh?yaa maklum aja karena yang menjalaninya pun dua insan yang sudah divonis aneh tapi menginspirasi, hehehe* and we’re a great team! Yippiww! Yeap, partnership itu pun sedang merambah menjadi team yang solid. Saling bangga dengan rekan teamnya sendiri. Saling support, saling menjaga. Yeah, I love this team =)

Dan tentang satu jeda waktu yang sebelumnya sempat tersebutkan, team ini memang tercipta dari beberapa jeda waktu yang ada dari setiap anggota team ini.

Haha..

Sebentar, ada yang gag ngerti dgn apa yang gue ceritakan? Hehe. Maaf. Ini memang terdengar aneh *again*

Tapi yang pasti, gue sudah punya team. Team yang beranggotakan dua orang. Team yang nantinya akan membentuk sebuah keluarga yang hebat! Dan team ini sedang menuju ke arah sana.. Doanya saja=))

Selasa, 17 Februari 2009

keikhlasan = ketenangan


Keikhlasan. Satu kata yang mengingatkan gue sama hadits pertama dalam kumpulan Hadits Arba’in. Emmm, apa itu hadits arba’in? Hadits arba’in itu 40 hadits pokok yang harus dipahami seorang muslim ;)

Sebenernya hadits pertama ini membahas tentang niat. Gini bunyinya ::

Dari Amiril Mu’minin Abi Hafsh Umar bin Khattab r.a telah berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda, “Bahwasanya segala amal perbuatan tergantung pada niat dan bahwasanya bagi tiap-tiap orang tergantung apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa yang hijrahnya menuju (keridloan) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu ke arah (keridloan) Allah dan RasulNya. Barangsiapa yang hijrahnya itu karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya.”” (H.R. Bukhari)

Walaupun tentang niat tapi bagi gue niat itu sangat erat korelasinya sama keikhlasan. Betul tidak? Gue mau tanya, menurut teman-teman, bagaimana sih ikhlas itu? Kalo masalah definisi sih yhaa semua orang juga tau tapi bagaimana untuk menjadi seseorang yang penuh dengan keikhlasan, orang alim sekaliber ulama pun amat sangat sulit mengaplikasikannya. Iyaa gag? Nah itu dya, karena keikhlasan itu sangatlah abstrak jadi untuk menjawab pertanyaan seperti itu pun kita geleng-geleng juga.

Just FYI, tadi gue ikut kajian gitu terus ngebahas ttg ikhlas. Jadi ternyata keikhlasan itu emang amalan yang paling rahasia. Malaikat dan syaitan pun ga bisa menilai apakah amalan yang sudah kita kerjakan itu ikhlas apa tidak. Buktinya?! Buktinya adalah setiap amal yang kita lakukan pasti dicatat sama malaikat dan digodain terus sama syaitan. Apa hubungannya?

Gini, kalo misalnya sang malaikat dan si syaitan itu tau mana amal yang ikhlas kita kerjakan, yhaa malaikat ngapain cape-cape nulis semua, kenapa gag yg ikhlas aja? Ngapain syaitan cape-cape godain kita tanpa henti padahal kalo tau mereka pasti godain saat kita beramal dgn ikhlas aja, yg ga ikhlas mah tanpa digodain juga udah ga ada nlai kebaikannya.

Jadiiii… keiklhasan itu adanya di hati dan hanya Allah dan kita saja yang tau apakah niat kita ikhlas atau gag. Ehm.

Keikhlasan. Satu hal yang cukup abstrak buat gue makanya amat sulit dikendalikan. Fatalnya adalah ketika kita ga ikhlas niat karena Allah, yhaa amalan kita akan tertuju kepada selain Allah seperti yang udah hadits tadi bilang ke kita. Apa artinya? Akan tercipta syirik-syirik kecil atau biasa kita sebut dengan kata riya’.

Astagfirullahal’adziem. Naudzubillah banget dehh. Karena apa yang kita lakukan selama ini akan percuma dong?? Huaaa, ke akhirat gue bakal bawa apa kalo gitu?!?!?!?

Makanya beruntung banget kemarin gue ikutan kajian. Gue jadi sedikit tercubit tentang kelakuan gue selama ini. Sudahkan gue ikhlas??? Sudahkah kita ikhlas? Sebenernya bisa dijawab sama diri kita sendiri sih apakah kita sudah ikhlas atau belum. Kan yang tau cuma kita dan Allah ;)

Penyampai materi kajian bilang gini, indikator apakah kita sudah ikhlas atau belum adalah ketika kita semakin minimalis mengaplikasikan keluhan dalam setiap apa yang kita kerjakan. Gini deh, kalo kita sudah berusaha dan memang itu niatnya ikhlas untuk Allah saja, bukan untuk pujian, kekuasaan, jabatan, pangakuan, atau apapun itu yang arahnya bukan selain Allah kita akan pasrah kan?? Kalo misalnya untuk selain Allah, pasti ada rasa kecewa, kesel, ngeluh, pokoknya belum puaaass aja padahal kita udah berusaha dan berbuat. Hati-hati lho, karena itu berarti kita belum dapet apa yang kita pengen. Iyaa kan? Kalo udah gitu bisa dibilang hati kita belum ikhlas berniat lillahi ta’ala. Sepakat?

Bedanya niat ikhlas sama ga ikhlas itu adanya di ketenangan hati. Kenyamanan jiwa. Ketika hati kita terhindar dari kecewa dan keluhan otomatis hati akan tenaaaanngggg aja bawaanya. Hati juga jadi lapang karena yang namanya perasaan-perasaan ga penting kayak iri, dengki, prasangka, keluh, kecewa dan teman-temannya ga menuh-menuhin kuota hati. Iyaa gag???

Wahh subhanallah banget deh kajian kemarin!! Penyampai materinya benar-benar menyampaikan pesan Allah yang jujur aja bikin hati gue bawaanya tenang *barakallah kang!!*

Okeii !

Itu aja kali yhaa sharing gue hari ini. Semoga Allah senantiasa menuntun hati kita untuk senantiasa ikhlas. Sungguh hanya Allah-lah yang menggenggam hati ini maka mintalah hanya pada Dia saja untuk menjaga hati ini dari sifat tidak ikhlas dan Allah sangat cinta kepada hambaNya yang merasa hina dan memohon perlindungan.

Ya Rabbi, sungguh betapa Engkau Maha Tau bahwa hati-hati ini berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepadaMu, bertemu untuk taat kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeru di jalanMu, dan berjanji setia membela syariatMu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya …

Ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahayaMu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepadaMu, hidupkanlah dengan marifahMu, dan matikanlah dlm keadaan syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurahkan kpd Muhammad, kepada keluarganya, dan kepada semua sahabatnya. (potongan doa rabithah)

..hamba berlindung Rabbi dari hati yang tidak ikhlas..

amiin..


Senin, 02 Februari 2009

sosialisasi dan sedikit tipsnya ;)




Menjadi makhluk sosial adalah sesuatu yang gak bisa kita pungkiri. Inget pelajaran PPKn waktu SD?? Manusia lahir dengan menyandang tiga fungsi, makhluk Tuhan, makhluk sosial, dan makhluk… apa ya satunya lagi? –bantuin cari tau yhaa–
Nah, gue akan sharing tentang suka duka menjadi makhluk so sial. Eh, salah.. makhluk sosial! (Ternyata spasi sangat berpengaruh yha? Pantesan waktu dukung Indonesia sms gue failed mulu, ngetiknya gag pake spasi: REGINA *satu lagi fenomena betapa keberadaan spasi mengandung arti*)


Dalam bersosialisasi, yang namanya empati itu penting. Put yourself in others people shoes. Mencoba sewajar mungkin menempatkan diri pada posisi orang lain. Memperlakukan orang seperti kita ingin diperlakukan. Menjadi objek ketika kita menjadi subjek. *hehe, mulai ribet nih gue..*

Kenapa?

Seperti apa yang pernah dikatakan Mama Arifialda waktu stuban kemaren, ketika kita temenan sama orang, apa yang kita kasih itu yang kita dapet. Give some, take some. Ga mungkin give less, take more. Tapi kalo give more, bisa aja jadi take more more more! *prinsip sedekah tapi maksa bahasanya,hehe*.

Berangkat dari ketulusan, cobalah untuk menjadi objek dari apa yang bakal kita perbuat. Think twice when you’ll act and speak. Dan ngomong-ngomong soal ketulusan, ini pula yang amat sangat penting dalam hidup bersosialisasi. Banyak lho di dunia kuliahan *apa dunia nyata emg seperti ini juga??* yang temenan cuma asas manfaat aja. Kalo gue butuh sama lo gue baikin lo, tapi kalo gue gag butuh, siapa lo! Ckckckckckkk.. nyari apa sih org yang kayak gini di dunia? Temen? Ga akan dapet karena mereka juga mau temenan sama org kayak gini krn manfaatnya aja*temen macam apa?!*, Sahabat? Apalagi, mimpi aja kale! Kebahagiaan dan kepuasan? Tampar muka gue kalo iya dia bisa ngerasain kebahagiaan dan kepuasan, gag akan! Malah kesiksa sendiri, stress sendiri.

Berbagi. Iya itu juga yang harus ditanam dalam hal bersosialisasi. Apalagi dalam hal pertemanan dan persahabatan. Maju bersama, sukses bersama. Jangan mau dibilang orang hebat tapi gag bisa ngajak temennya untuk jadi orang hebat. Jangan mau dicap orang sukses kalo belum bisa lihat temen seperjuangannya juga sukses. Bukankah Allah pun melaknat orang-orang yang ngerasa shaleh sendiri? Pinter sendiri? Rajin sendiri? Aktif sendiri? Emang mau, di surga nanti cuma sendiri??? Jangan ahh.. ga seru!

So, listen ur deepest heart. Gue yakin semua orang punya hati nurani yang selalu berbisik ke dalam jiwa untuk berbuat yang terbaik untuk sekitar. Gue pun dengan bangga memperkenalkan sahabat terbaik gue, ada atha, imbi,sari ichaa, love, risum, dan yang terbaru adalah si jaja! Mereka yang mengajarkan gue betapa pentingnya berempati, tulus, dan berbagi dalam bersosialisasi.

Hidup bersosialisasi memang rumit dan buanyak sekale suka dukanya, tapi dari dunia inilah kita bisa mendulang harta untuk dibawa pulang nanti. Jadi, selamat mencoba sedikit tips dari gue. Silakan yang mau sharing ditunggu di poskan komentar-nya =))

::achiidankedondong*bukan kepompong*::

mata, anak, dan telinga



Umur udah makin tua aja nih dan gue jadinya semakin asyik aja berbicara tentang masa depan,hehe. Saat ini gue lagi pengen sharing tentang salah satu trik mendidik seorang anak. Eitss, bukan berarti gue udah punya anak, kebelet punya anak, apalagi ahli dalam mendidik anak. Not yet! Gue di sini hanya ingin berbagi ilmu yang pastinya bermanfaat untuk bekal hidup kita nanti ketika sudah saatnya hidup berumah tangga *beuhh!* Jadi, Anda tertarik?


Pernah denger quotes yg bunyinya gini, seorang anak bukanlah pendengar yang baik tapi ia tidak pernah gagal ketika harus meniru karena SEJATINYA anak terlahir menjadi seorang peniru yang ulung. ehm.

Setuju atau tidak, sodara-sodara??

Setuju atau enggak, percaya atau enggak. Gue mengalaminya. Di keluarga, gue adalah org yang keras alias susah dikasih tau. Kalo kata Bi Ida mah, adik emak gue, gue bisa dibilang termasuk golongan anak autis. Hehe. Eh, beneran… Gue itu orangnya suka asik sendiri. Mau orang rumah ngomong ini kek itu kek, gue mah lempeennnggg wehh (cuek aja-red). Gag baik sih, jd tdk pantas ditiru ini mah. Tapi, tanpa terasa apa yang gue jalanin sekarang adalah *kurang lebih yhaa* adalah tiruan dari apa yang sudah emak dan bokap gue lakukan selama ini.

The best one adalah keahlian gue dalam beberes! Yappyappyappp! Gue sangat melankolis alias perfeksionis dalam hal beberes! Meski kaleng kerupuk menceng dikit, gue selalu geli untuk meluruskannya. Yhaa walaupun di mata emak dan bokap gue, gue belum ada apa-apanya tapi gue cukup unggul dalam hal ini dibanding temen-temen gue yg lain. Gue pun gatau kenapa. Padahal dulu gue bukan org yg seperti ini.

Yhaa gimana enggak, tiap hari gue liat bokap gue, bebereeeessss terus! Nyapu jalanan lah, nyuci lah, jemur baju lah, pokoknya ga bisa diem dehh! Walaupun ga se-bersungguh-sungguhnya bokap gue dlm hal beberes, tapiii gue sudah bisa mengiyakan quotes tadi, anak bukan pendengar yg baik tapi peniru yang ulung! *nyari excused aja ini mah,hehe*

Sering gue ngobrol ama d jambals ttg hubungan antara orang tua dan anak. Intinya adalah, anak yha emg produk orang tuanya. Mau protes dgn kelakuan anak? Tahan dulu, siapa tau sebenarnya kita tanpa sadar lebih dulu mencontohkannya pada anak. Sehingga tanpa sadar anak pun menirukannya. Apalagi anak yang bener-bener masih bocah.

Kayak gini deh,

Anak : Mah, bawain aku botol susu dong di meja deket TV!


Ibu : Bawa sendiri dong nak! Kan adek bisa bawa sendiri.. Ayo! Berlatih! Kalo adek bisa ngerjain sendiri jangan suruh-suruh orang dong..
*berniat melatih anak untuk mandiri*

Anak : Ah mama! Mama juga suruh-suruh mbak. Papa juga suka suruh-suruh mama! Masa aku gag boleh nyuruh-nyuruh mama juga??


JTANG!

Nah lo! Jangan langsung ngejudge kalo anak itu kurang ajar lho. Abis mau gimana lagi, emang dicontohinnya gitu. Iyya gag?? Makanya kudu ati-ati kalo bertingkah di depan anak mah.. bisa senjata makan tuan.

Anak itu daya mengamatinya tinggi. Liat Umminya rajin ngaji, pasti anaknya juga ikut hobi ngaji. Liat Abinya kerja keras dalam segala hal, anak pun akan dengan sendirinya termotivasi seperti itu.

Asalkan sebagai orang tua kita harus sabar… *berasa iya ajaa gue udah jadi orang tua?! menjiwai tulisan mode ON, hahaha…*

utuh proses yang teramat panjang untuk ngedidik yang namanya anak. Ilmu gag akan pernah cukup! Jadi sebagai orang tua kita kudu sabar dan menghargai setiap perubahan yang baik walaupun gag cukup signifikan. Namanya juga membentuk manusia, ngukir pohon jadi meja dgn ukiran yang super indah aja butuh waktu yang lama. Tapi itu worth it lhaa, karena apa yang kita udah lakukan secara sabar dan ikhlas akan membuahkan hasil, yaitu anak dgn harga jual tinggi!! Lho kog jadi dijual??? Haha, engga cuma analogi ajaa..

Jadi, ada satu hal yang bisa gue ambil dari sini dan mungkin bisa jadi bekal hidup untuk temen-temen yang lagi baca. Ketika kita ingin mendoktrin sesuatu hal sama orang, hal yang paling baik adalah memberikan keteladanan (contoh) terlebih dahulu. Secara perlahan, orang yg bakal kita racuni akan teracuni juga sama pola pikir yang ingin kita dogmakan *d-ohh kog jadi serem gini bahasanya*

okeiokei.

Jgn yang serem ah, gini deh, mungkin quotes talk less do more lebih bisa menggambarkan apa yang ingin gue sampaikan. Jadi lakukan apa yang terbaik yang bisa kita lakukan, lama-kelamaan juga publik menilai dan ngeh ttg pesan yg ingin kita sampaikan, asalkan tulus! Berdakwah dgn perbuatan adalah hal yang paling indah. Efeknya buat dua belah pihak.

Jangankan anak-anak deh, kita aja yang udah gede masih susah untuk lebih memfungsikan telinga dari pada mulut dan mata. Iyaa gag???

So, gimana dengan temen-temen yang *terimakasih lho* sudah asyik baca?? Punya pengalaman yang bikin lo mengiyakan quotes yg tadi?? Just share!

::achiiLOVESbeberes::

Sabtu, 10 Januari 2009

me too !

coba di klik ::

http://www.theredlover.blogs.friendster.com

Rabu, 07 Januari 2009

jangan pernah anggap hal ini sepele !

Israel vs Palestina.

Media akhir-akhir ini lagi anget-angetnya ngebahas konflik ini nii. Aksi unjuk rasa dan kecaman kepada pihak Israel terdengar dari ujung belahan dunia utara sampai selatan. Lalu, adakah kita ikut tergerak? Udah sejauh mana kita ngeh dan tau sama konflik ini? udah sebanyak apa kita ikut terlibat dalam konflik ini?

Posting-an ini mencoba untuk ngebahas sedikit ttg panasnya konflik antara Israel sama Palestina.

Ketika di media, massa maupun elektronik, menggembar-gemborkan kesadisan Israel membantai tanah Palestina, apa sii yang lo pikir? Apa reaksi lo? Banyak respon ttg berita ini, dari yang cuek sampe yang kesel kesumat ngedengernya. Reaksinya pun beda-beda tiap org. Ada yang cuma bilang “aduhh kasian banget deh di Palestina…” trus udah aja. Ada yang langsung naek darah dan ngutuk abis-abisan tindakan Israel. Ada yang dengan tanggap bikin jarkom via sms untuk ngedoain mereka. Ada yang langsung bikin tim kesehatan dan tim pertahanan keamanan untuk dikirim ke sana. Ada yang inisiatif menggalang dana untuk membantu kebutuhan makanan dan obat-obat mereka. Pokoknya dari yang all out, bingung, sampe cuek bebek sama konflik ini.

Mungkin di benak lo semua bertanya-tanya? Kenapa sii harus segitunya sama Palestina?

Ada banyaaaaakkkk alasan kenapa lo kudu care abis sama nasib saudara kita di Palestina.

Satu hal yang gue sayangkan adalah keminiman informasi ttg konflik ini yg bikin sebagian org ga segitunya sama nasib saudaranya di Palestina. Gue yakin masih ada yang bener-bener ga tau apa yang sebenernya sedang terjadi. Termasuk gue, walaupun gue udah tau *sedikit sii* ttg konflik ini tapi gue juga masih pengen nyari tau ttg apa sii yang sebenernya terjadi. Gue pun masih nyari tau sana-sini kenapa kita harus segininya sama Palestina. Terpilihlah sebuah buku yang judulnya Palestina, emang gue pikirin! Karya Shofwan al Banna. Dengan bahasanya yang santai bikin gue mudah untuk memahami ttg kebiadaban Yahudi dan antek-anteknya. Belum sempet selesai si gue baca tapi gue udah punya sedikit gambaran. Boleh yha gue berbagi di sini * gue saranin lo pada juga baca dehh! Penting apalagi buat yg ngaku org Islam! Aihh serem banget bu!*

Hal pertama yang pgn gue sharing adalah kenapa yha masih ada org yg ga segitunya sama masalah Palestina?

Pertama adalah karena emg udah kepribadiannya yang egois dan ga peduli sesama makanya dia ga mau pusing-pusing mikirin urusan yang bukan urusannya. Kedua, karena kurangnya informasi yang dia dapet. Ato mungkin karena dia emg ga berusaha nyari. Kurangnya informasi ini diperparah dengan informasi-informasi palsu yang beredar di masyarakat. Kog bisa?? Iya lah secara berita yang kita beli kan dari antek-anteknya Israel jadiii.. yha menurut anda? Pasti diputarbalikan lha faktanya. Ketiga, kurangnya pemahaman. Ga sedikit org yg udah dapet info tp tetep cuek, itu karena desse belum patot alias paham total. Keempat, mereka udh tau dan paham dan gemes banget sama Palestina tapi ga tau cara nyalurinnya *mudah-mudahan gue trmsk gol yg ini aja dah,hehe*. Kelima, atau jangan-jangan grup yg ini grup antek-anteknya Israel lagi *iiieeewwww… jangan ampe yhaa!!*

Iyaa truss emg apa si yang membuat kita harus bergerak untuk konflik ini?

Hal pertama adalah karena kita manusia!

Coba sekarang dipikir, apa reaksi lo ketika ngeliat sesama manusia di planet yang sama dibantai abis-abisan sama sesama manusia juga? Apa perasaan lo ketika denger kalo di belahan bumi sana ada anak-anak, pemuda temen seangkatan kita, wanita, ibu hamil diberendel peluru padahal mereka ga punya salah apa-apa? Apa perasaan lo ketika denger hari gini masih ada penjajahan yang sistemnya biadab banget? Apa perasaan lo ketika denger suatu penduduk sah diusir dari negaranya? Udah diusir ehh pas di tempat pengungsian masih aja dibantai abis-abisan? Apa perasaan lo ketika denger tentara Israel dgn bangganya bisa nembak bocah usia 6 tahun yang mencoba melawan dia dengan kerikil batu?

Kalo bukan karena kita ini manusia kita gag akan ngeringis ngedengernya. Tapi karena kita manusia dan masih punya hati nurani, makanya kita akan tersentuh dan mencoba untuk berbuat sesuatu untuk mereka. Sekali lagi, karena kita manusia yang masih punya hati nuani kita ga diem dan pengen untuk berbuat sesuatu buat mereka. Kalo ga tersentuh, yhaaa patut dipertanyakan tuh status kemanusiaannya…

Kedua karena kita orang Indonesia!

Lho?? Apa nyambungnya coba. Indonesia di manaaa, Palestina di manaaaa. Lagian di kata Indonesia kaga repot juga apa sama permasalahan intern-nya??? Eitssss, sabar bu! Lo harus tau banyak hal kenapa sbg org Indonesia kita harus membela abis-abisan Palestina gara-gara kegilaan Israel. Pertama banget adalah karena sebenernya kita utang budi sama Palestina. Dulu banget, pas Indonesia masih dijajah, dan pas Indonesia udh di ambang kemerdekaan, PM Palestina wkt itu ngucapin selamat sama Indonesia karena udh merdeka. Statement sang hero itu disiarkan di radio dan bikin negara Liga Arab juga mengakui dan mengucapkan selamat sama Indonesia. Akhirnya semua negara jadi mengakui Indonesia deh scr de facto! Karena siapa? Palestina cuyy!! Trus tanpa kita sadari kalo kesengsaraan kita dengan krisis ekonomi yg nyekek leher ini biang keroknya si Yahudi laknatullah!!! Petinggi-petinggi sistem Internasional itu kan org Yahudi dan mereka dengan gebleknya mengaplikasikan kapitalisme sama seluruh umat dunia. Akhirnya banyak negara udah kyk budak mereka secara tidak langsung. Iyaa!!! Sebenernya kita juga lagi dijajah sama mereka! Makanya kenapa si Yahudi itu kudu dilalap abis pake sambel dadak pake terasi! *kagak mau ah, dagingnya haram kayaknya..*. Jadi, selama zionis Yahudi masih eksis megang sistem Internasional, yaaa selamat menikmati penderitaan berkepanjangan deh. Selamat menikmati tumpukan utang negara yang terus nambah sebanding dengan pertambahan jumlah penduduk.

Ketiga karena kita Islam!

Coba diliat di KTP, Islam bukan? Kalo Islam, lo kudu bener-bener cari tau knp harus memerangi yg namanya Yahudi dan antek-anteknya! Eyy eyyy, jangan dulu parno. Jangan dulu negbayangin kalo Islam identik dengan perang atau teroris tapi kita sama-sama sharing faktanya. Pelecehan Israel adalah pelecehan aqidah, man! Dengan gebleknya dia mencabik-cabik panji Islam. Dia melecehkan dengan amat sangat harga diri Islam. Mereka nginjek-nginjek martabat Islam. Mereka membuat murah jiwa seorang Islam dengan seenak jidat ngbantai beribu Umat Islam di sana. Sekarang, coba dibaca al Quran dan haditsnya, apa yg lo kudu lakukan ketika martabat Islam dan kesucian aqidah Islam dikoyak? MEMERANGINYA!!! Jangan sampe dehh Yahudi ngetawain kita gara-gara kita cuek aja saat agama kita dilecehin! JANGAN AMPE!!! Kita gag pernah tau udah sesempurna apa aqidah kita, tapi apa dgn aqidah kita yg seadanya kita heu-euh heu-euh aja diobrak-abrik?? ENGGA! Kita masih punya harga diri! Harga diri keislaman kita tertinggi! Ga peduli kita udah iman atau belum tapi selama kita ngaku Islam, lha mbok diperjuangkan keislamannya!

Jangan cuma merenggut kalo boneka kesayangan kita ilang tapi ketika keislaman kita dirusak kita cuma ketawa-ketiwi aja. Astagfirullah.. mudah-mudahan kita termasuk org yang tangguh menjaga harga diri kita yhaa. Dan kalo lo Islam, lo pasti tau kalo di Islam itu sesamanya adalah saudara. Satu tubuh. Jadi ketika ada satu bagian dari tubuh itu sakit, reflek dong tubuh yang lain melakukan reaksi. Kayak kalo kaki kita kesiram air panas. Otak langsung nyuruh syaraf menggerakan dgn cepat kaki yang kena air panas, mulut langsung bilang aduh dan niupin, tangan langsung ngusap-ngusap. Hampir semua bagian tubuh bereaksi. Nah, penduduk Palestina itu saudara kita! Saudara sesama Muslim. Jadi, itu lah kenapa kita harus bener-bener bergerak dan ga diem aja sebagai seorang Islam *kalo beneran Islam*.

*aduhh beneran deh tapi, alangkah baiknya lo nyari referensi lain juga untuk tau lebih jauh kenapa lo harus bergerak, karena ini baru sebagian kecilnya. Cari tau terus sampe lo bener-bener yakin untuk membela Palestina abis-abisan. Sekarang! Jangan nunggu kiamat udahan. Ga guna jugaa..*

Trusss apa dong yg harus kita lakukan biar membuat suatu pergerakan alias ga diem aja alias ga cuma mikirin diri sendiri alias biar ga nyesel di akhirat nanti *gara2 ga dapet syafaat Nabi karena sabda Nabi, bukan termasuk kaumku yang ketika saudaranya membutuhkan bantuan ehh malah diem ajaa, naudzubillah tsumma naudzubillah*

Sekali lagi, dalm hal ini pun gue masih ngerangkak. Tapi yukk sama-sama untuk terus cari tau apa sii yang bisa kita lakukan. Cari info sebanyak-banyaknya! Tapi harus hati-hati juga. Jangan ampe salah info, ntar salah jalan lagi.. tragis deh akhirnya.

Pertama banget adalah ga berhenti berdoa buat saudara kita di sana. Bantu mereka dengan spirit doa sehabis shalat fardhu dan shalat tahajud kita. FYI, para mujahid dan mujahidah di sana nitip pesen ke pemerintah Indonesia kalo mereka butuh banget doa. Sebentar, jangan pada ngeremehin kekuatan doa lho. Banyak perang pada zaman Nabi dulu yang senjatanya adalah kekuatan doa. Ketika akal ga bisa menjawab gimana biar bisa menang tapi doa bisa menjawab! Karena apa? Karena dengan doa lah ada kekuatan Allah di dalamnya. Mau Israel sedigdaya apa pun juga lebih adidaya Allah lhaaa. Percaya ga?? Ga mungkin kalo ga percaya. Udah pada gede kan? Pasti udah belajar agama jadi tau kalo Allah itu Maha segalanya. Tiada daya tanpa pertolongan Allah di dalamnya.

Kedua adalah ga enggan untuk menyisihkan harta untuk didonasikan ke mereka, untuk kebutuhan makan dan obat-obatan saudara kita di sana. Mereka amat sangat membutuhkannya. Dasar Yahudi geblek! Walaupun di konvensi PBB udah jelas banget kalo sedarurat apa pun peperangan, jangan ampe membantai sarana pangan dan medis tapi mereka tetep aja asik ngeberedel bangunan-bangunan rumah sakit di sana dan kamp-kamp persediaan makanan. Orang gila emg mereka! Berasa lagi maen playstation kali yhaa! Goblok abis!

Trus yang terakhir adalah ga malu untuk aksi meneriaki Yahudi laknatullah kalo kita membela Palestina! Kalo Islam itu ada! Kalo Islam itu ga takut sama mereka! Kalo kita itu manusia dan mereka binatang! Buktikan sama dunia kalo yang sebenernya teroris itu zionis Israel! Bukan umat Islam!

Emg ngefek chii??

NGEFEK BANGET!

Percaya deh kalo Israel itu sebenernya penakut! Pengecut kelas kakap! Kalo ga takut, kenapa mereka selalu minta perlindungan PBB karena mereka pernah didzalimi. Padahal udah jelas-jelas yang punya senjata supercanggih dan ngebantai beribu org ga berdosa itu mereka! Dasar pengecut!! Saking ketakutannya mereka selalu ngebunuh siapa aja yg lewat. Mereka selalu berpikir kalo org Palestina yang dia temui itu bakal ngapa-ngapain dia. Hahaha. Ironis yhaa? Mereka tuh butuh pengakuan banget sii! Mereka jengkel karena gag ada satu pun rakyat Palestin yang ketakutan kalo menghadapi mereka padahal mereka udh dgn amat sadis bikin ketakutan si Palestina dgn pembantaian massalnya. Bahkan anak kecil Palestina sekalipun berani aja nantangin tentara Yahudi! Hahahahahaha, emg enak!

Iyya! Kita pun jangan pernah takut untuk nantangin mereka. Karena yang sebenernya takut itu mereka! Dunia pun ga mau nerima mereka! Yang aksi pun bukan hanya umat Islam tapi seluruh umat manusia di dunia yang punya hati nurani, bahkan warga Amerika yan pemimpinnya kemarin ambil andil besar dalam kebiadaban ini ikut berkoar! Ikut teriak mengutuki kelakuan Israel! Aksi di sana sini tuh bikin ketar-ketir Israel tau. Biar aja mereka mati ketakutan. Hihi. Ga elit yhaa matinya, beda sama para syahid Palestina, matinya terhormat. Ini mati ketakutan. Ah ga asik banget endingnya…

Selain bikin ketar-ketir Israel, aksi pun bikin saudara kita semakin punya spirit dan semangat untuk tetap memerangi zionis. Yha lo bayangin aja kalo lo lagi ikutan lomba terus temen-temen lo pada antusias nyemangatin lo. Efek heroikismenya beda aja gitu yhaa.

Ada satu informasi lagi, jadi waktu itu pejuang Palestina lagi future-futurnya *keimanan menurun* trus tiba-tiba dya liat di TV *kalo ga salah Al Jazeera TV* ada sekumpulan org di belahan dunia sana yang lagi aksi membela dya dan negaranya. Sontak semangat dya juga bangkit lagi! Dia ngerasa kalo ternyata saudaranya ada yg membela dan nyemangatin dya. Dia ngerasa dya ga sendiri !!! *ehh ehhh, tau ga?? Sekumpulan org yang masuk TIPI itu org Indonesia lho!!! *. Jadi aksi di sana sini tuh meaning kog! Kalo dilihat dari sisi individunya si emg ga ngefek tapi kalo banyak individu yg terlibat, iiiihhh wooooowww! *gaya Iin Indra kepompong =))*

Jadi udh semangat belum memerangi zionis???

Atau masih belum mudeng??

Mmhh, pokoknya cari tau yhaa! Jangan sampe ketika yang lain udah lari-lari mempertahankan agama mereka lo masih asik di depan TV atau di depan laptop maen game. Masih nangis cuma gara-gara diputusin pacar padahal agama lo lagi diobrak-abrik. Ato mau kayak gitu aja? Cari aman? Ya gapapa sii. Life is choice. Tapi jangan nyesel nanti yhaa!

Ato udah mulai kepancing dan mau nemenin gue untuk sama-sama cari tau??

Hayu hayu.. gue tunggu komennya. Gue butuh info lain ttg Palestina! Kita sama-sama membuktikan bahwa kita warga Indonesia yang mengamalkan UUD 1945 *menciptakan perdamaian dunia*. Kita sama-sama berjuang mempertahankan agama kita yhaaa! Allahuakbar!!

*ehh ehh kalo udh kepancing jangan lupa mancing temen di kanan kiri, jgn biarin mereka ga tau dan terlena dgn kehidupan individualisnya, AYO SEMANGAT MUSLIM SEDUNIA!!!!*

Jangan pernah takut dan merasa rugi. Ketika kamu menolong agama Allah, ketika kamu memudahkan urusan saudaramu, kuasa Allah atas segalanya bakal bantu urusan kamu juga, bakal menyelamatkan kamu juga pada akhirnya. Percaya dehh! Mau ga diselamakan Allah?? Aneh aja kalo ga mau..

Inilah saatnya kita membuktikan kalo kita emg umat Muhammad. Umat yang siap perang untuk agamanya!

SEMANGAAAAAAAAAAATTT !!

ALLAHU AKBAR!

Beberapa testimo ttg konflik ini ::

  • “Kemampuan material yang mereka [dunia Islam-red] miliki tak diterjemahkan ke dalam aksi nyata Dan realitas di lapangan” (Ekmeleddin Ihsanoglu, Sekjen OKI)
  • “Ini peristiwa sangat berbahaya! Kita harus segera berupaya lebih keras dari sebelumnya, untuk segeran gencatan senjata” (Gordon Brown, PM Inggris)
  • “Kaum zionis menghadapi perlawanan kuat dari bangsa Palestina … [Gaza] menjadi pemandangan yang memalukan bagi mereka yang mengaku menentang terorisme” (Ali Larijani, Ketua Parlemen Iran)
  • “Kebungkaman tidak dapat diterima… Desak Israel segera menghentikan agresi Dan membuka perbatasan agar bantuan medis Dan kemanusiaan bisa menuju lokasi Dan mengevakuasi korban yan cedera .” (Abdullah II, Raja Yodania)

ALLAHUAKBAR !

Data terbaru hingga hari ke-11 Agresi Israel terhadap Irak ::

  • Korban tewas warga sipil Palestina :
  • Korban luka-luka Israel :
  • Korban tewas Israel :
  • Korban luka-luka Israel :

(Sumber Republika 7 Jan 2009)

Keliatan kan siapa yang sebenernya diserang dan yang seharusnya membela diri???

::achiiDENDAMKESUMATsamaYAHUDILAKNATULLAH!::

p.s : ehhh ehhh,maaaaaffff bgt yha kalo di posting-an ini bahasa gue rada kasar. Abis gue kesel bgt sama org yg udah ngapa-ngapain sodara gue ! Awas aja lo ntar !!! mangga dikritisi aja =))